alternative
  • PROFIL
    VISI MISI
    TUGAS FUNGSI
    STRUKTUR ORGANISASI
    STANDAR PELAYANAN
    MAKLUMAT PELAYANAN
  • PUBLIKASI
    BERITA
    ARTIKEL
    PENGUMUMAN
    GALERI FOTO
    GALERI VIDEO
  • LAYANI IBUK
  • PENGADUAN
  • APLIKASI
    ALOKASI
    SPM BANGDA
    IBUNA
  • LOGIN

DINAS KESEHATAN, PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA

Pemerintah Kabupaten Tuban

Prevalensi Stunting Tuban 6,75 Persen, Lampaui Target Triwulan I 2026

07 Mei 2026

Prevalensi Stunting Tuban 6,75 Persen, Lampaui Target Triwulan I 2026
Upaya mewujudkan tumbuh kembang anak yang sehat dan terbebas dari stunting di Kabupaten Tuban terus menunjukkan hasil positif. Pada Triwulan I Tahun 2026, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Tuban mencatat prevalensi stunting berada di angka 6,75 persen, melampaui target yang ditetapkan sebesar 9,4 persen. Capaian tersebut dipaparkan dalam pertemuan evaluasi Program Gizi Triwulan I Tahun 2026 yang digelar di Aula Aster Dinas setempat, Kamis (7/5). Sekretaris Dinas Kesehatan P2KB Tuban, dr. Atiek Supartiningsih, mengatakan capaian tersebut menjadi hasil kerja bersama seluruh tenaga kesehatan di lapangan, khususnya dalam penguatan layanan gizi masyarakat di tingkat Puskesmas. “Para TPG diminta segera menyesuaikan pembaruan pelaporan dan definisi operasional indikator kinerja, melakukan perbaikan data tepat waktu untuk menghindari kegagalan revisi sistem, serta mengintegrasikan data gizi dengan data Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) di tingkat Puskesmas,” ujarnya. Ia berharap seluruh layanan gizi dapat terdokumentasi dengan baik dan akurat sehingga menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan serta intervensi kesehatan masyarakat di Kabupaten Tuban. Pertemuan tersebut diikuti 33 Tenaga Pelaksana Gizi (TPG) Puskesmas bersama jajaran internal Dinkes P2KB guna memastikan sinkronisasi data dan penguatan intervensi gizi di lapangan. Tak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari penyusunan perencanaan program tahun mendatang karena indikator gizi, seperti stunting, wasting, dan ASI eksklusif, telah masuk dalam Rencana Strategis (Renstra) 2026-2030. Selain stunting, berdasarkan laporan SiGizi, indikator wasting tercatat berada di angka 7,63 persen dari target 9,58 persen. Sementara itu, capaian ASI eksklusif mencapai 89,86 persen dari target 80 persen. Pemberian Vitamin A pada balita menyentuh 94,07 persen dari target 92 persen, sedangkan capaian anak usia 6-23 bulan yang memperoleh MP-ASI berkualitas mencapai 93,5 persen dari target 76 persen. “Meski demikian, pemberian makanan tambahan bagi balita gizi kurang masih dalam proses pelaksanaan. Program tersebut dijadwalkan berlangsung pada Triwulan II dan III Tahun 2026,” tandasnya. red.ars.landak
← Kembali ke Daftar Berita
Berita Lainnya
  • Perkuat layanan kesehatan ibu dan anak melalui keg...
    02 Jun 2026
  • Upaya menciptakan generasi berkualitas, Dinkes P2K...
    29 May 2026
  • Tingkatkan Mutu Layanan Kesehatan, Dinkes P2KB Tub...
    26 May 2026
  • Pemkab Tuban menggelar Kampanye Tidak Merokok di S...
    20 May 2026
  • Dinkes P2KB Tuban Gelar Program "JATIM TERBAIK’S"...
    19 May 2026

Hubungi Kami

Berikut adalah alamat dan kontak yang bisa anda hubungi secara langsung

Dinas Kesehatan P2KB

  • Jl. Brawijaya No. 3 Tuban
  • (0356) 321 479,     (0356) 326 636
  • dinkes@tubankab.go.id e-dinkes.tubankab.go.id
Pengunjung

Hari ini: 1

Bulan ini: 13

Total Pengunjung: 239

Links
  • Pengumuman
  • Berita
  • Dokumen
Link Aplikasi
  • PPID
  • SPM Bangda
  • Perjadin
  • Ibuna
Social Media

Update dan Berita follow kami

Copyright © 2025 Dinkes P2KB Kab. Tuban